All 103 Facebook Profiles 13 LinkedIn Profiles 5 US Voter Database 1 Addresses, Phone Numbers 3 Real Estate 75 Contacts, Possible Relatives 1 Car Registrations 2 Business Registration 3

I Del Facebook Profiles

Intan Delima facebook profile
Intan Delima, intanficka.sadega
Lives in Bogor, Indonesia
Went to SMPN 10 KOTA BOGOR '15
SMPN 10 KOTA BOGOR
Valentina I. I. Dell'Arciprete (L'esperta) facebook profile
Valentina I. I. Dell'Arciprete (L'esperta), valentina.dellarciprete
From Pescara, Italy
Studies at Federico II - Scienze e Tecnologie per la Natura e l'Ambiente
Manager at Weasley's Wizard Wheezes
Kimberly Dela Cruz (Ian's) facebook profile
Kimberly Dela Cruz (Ian's), archkimdelacruz
From Manila, Philippines
Studies BS Architecture at Technological Institute of the Philippines (TIP) Manila '17
Works at United Architects of the Philippines Student Auxiliary
Sergio Del Bianchi Junior (Perfil I) facebook profile
Sergio Del Bianchi Junior (Perfil I), sergio.delbianchijunior
Lives in Espirito Santo do Pinhal, Sao Paulo, Brazil
Studied at Escola Superior de Propaganda e Marketing
Mayor at Prefeitura Municipal de EspΓ­rito Santo do Pinhal
Alfonso Della Corte ( I Am Me ) facebook profile
Alfonso Della Corte ( I Am Me ), DellacortePhoto1
Lives in Mzuzu
socio titolare at Clickalps.com
Fotografo Professionista at me stesso
Joy Delapeña Nuñez (🌷🌻I need a king❀🌷🌹) facebook profile
Joy Delapeña Nuñez (🌷🌻I need a king❀🌷🌹), mj.nunez.14
From Masbate City
Studied at San Mateo Municipal College
Works at Wala pa nga e. Estudyante pa! Excited ka?
Cewe IDela GaDis facebook profile
Cewe IDela GaDis, ceweidela.gadis
Lives in Taipei, Taiwan
Studied at UNAIR - Universitas Airlangga Surabaya
Works at PT. Mencari Cinta Sejati
Judy Bryant I'Dell (Bryant) facebook profile
Judy Bryant I'Dell (Bryant)
Studied Special education at Walters State Community College '98
Walters State Community College
Chris Deliveryy (Perfil I) facebook profile
Chris Deliveryy (Perfil I), chris.delivery.1
Lives in Ourinhos
Studied Law at Faculdade EstΓ‘cio de SΓ‘ de Ourinhos
Works at Chris Delivery
Puisi Cinta Romantis Merupakan Kumpulan Puisi Pendek Dan Singkat Tentang Cinta, Berbagai Contoh Puisi Romantis Bisa Anda Temukan Disini. Cinta Sejati Itu Laksana Aroma Terapi Yang Membuat Suasana Hati Sedemikian Mengagumi, Membuat Suasana Hati Menjadi Rindu, Yang Membuat Suasana Hati Menjadi Sedemikian Cemburu, Namun Ada Kalanya Aroma Ini Menjadi Alergi, Alergi Untuk Segala Suka Cinta Dan Gembira, Merubahnya Menjadi Kesedihan Dan Derita. Puisi Tentang Cinta Selalu Menjadi Ornamen Siapapun Yang Sedang Jatuh Cinta, Pesan Cintanya Menggetarkan Ia Yang Mencinta, Bahkan Hanya Bila Berisi Beberapa Kata Saja. Puisi Cinta Cintamu Yang Selalu Terbang Bersama Imaji Membentuk Bait-bait Puisi, Cintaku Yang Makin Berkobar Diatas Secarik Kertas Membentuk Puisi Tentang Cinta Untukmu. Cinta Sejati Akan Selalu Ada Diantara Ketulusan Dan Keikhlasan Hati. Itulah Secuil Prosa Tentang Cinta, Walaupun Tema Yang Diangkat Seputar Cinta Tidak Selalu Menyenangkan Seperti Puisi Jatuh Cinta, Dengan Prosa Tersebut Mudah-mudahan Akan Menjadi Inspirasi Dalam Berpuisi, Seperti Puisi Tentang Cinta Jarak Jauh, Cinta Terlarang, Perpisahan, Cinta Tak Harus Memiliki Seperti Cinta Tak Terbalas, Sahabat Jadi Cinta, Cinta Beda Agama Dan Sebagainya. Karya-karya Romantis Kahlil Gibran Menjadi Bacaan Wajib Untuk Menambah Wawasan Bagaimana Mengemas Sebuah Puisi Tentang Cinta, Selain Tidak Terlalu Galau, Ia Mampu Memberikan Sedikit Warna Abstrak Didalamnya. Puisi Cinta Romantis Merupakan Kumpulan Puisi Pendek Dan Singkat Tentang Cinta, Berbagai Contoh Puisi Romantis Bisa Anda Temukan Disini. Cinta Sejati Itu Laksana Aroma Terapi Yang Membuat Suasana Hati Sedemikian Mengagumi, Membuat Suasana Hati Menjadi Rindu, Yang Membuat Suasana Hati Menjadi Sedemikian Cemburu, Namun Ada Kalanya Aroma Ini Menjadi Alergi, Alergi Untuk Segala Suka Cinta Dan Gembira, Merubahnya Menjadi Kesedihan Dan Derita. Puisi Tentang Cinta Selalu Menjadi Ornamen Siapapun Yang Sedang Jatuh Cinta, Pesan Cintanya Menggetarkan Ia Yang Mencinta, Bahkan Hanya Bila Berisi Beberapa Kata Saja. Cintamu Yang Selalu Terbang Bersama Imaji Membentuk Bait-bait Puisi, Cintaku Yang Makin Berkobar Diatas Secarik Kertas Membentuk Puisi Tentang Cinta Untukmu. Cinta Sejati Akan Selalu Ada Diantara Ketulusan Dan Keikhlasan Hati. Itulah Secuil Prosa Tentang Cinta, Walaupun Tema Yang Diangkat Seputar Cinta Tidak Selalu Menyenangkan Seperti Puisi Jatuh Cinta, Dengan Prosa Tersebut Mudah- Mudahan Akan Menjadi Inspirasi Dalam Berpuisi, Seperti Puisi Tentang Cinta Jarak Jauh, Cinta Terlarang, Perpisahan, Cinta Tak Harus Memiliki Seperti Cinta Tak Terbalas, Sahabat Jadi Cinta, Cinta Beda Agama Dan Sebagainya. Karya-karya Romantis Kahlil Gibran Menjadi Bacaan Wajib Untuk Menambah Wawasan Bagaimana Mengemas Sebuah Puisi Tentang Cinta, Selain Tidak Terlalu Galau, Ia Mampu Memberikan Sedikit Warna Abstrak Didalamnya. Link : Http:// Www.Puisipendek.Net/puisi-cinta Puisi Cinta Romantis Merupakan Kumpulan Puisi Pendek Dan Singkat Tentang Cinta, Berbagai Contoh Puisi Romantis Bisa Anda Temukan Disini. Cinta Sejati Itu Laksana Aroma Terapi Yang Membuat Suasana Hati Sedemikian Mengagumi, Membuat Suasana Hati Menjadi Rindu, Yang Membuat Suasana Hati Menjadi Sedemikian Cemburu, Namun Ada Kalanya Aroma Ini Menjadi Alergi, Alergi Untuk Segala Suka Cinta Dan Gembira, Merubahnya Menjadi Kesedihan Dan Derita. Puisi Tentang Cinta Selalu Menjadi Ornamen Siapapun Yang Sedang Jatuh Cinta, Pesan Cintanya Menggetarkan Ia Yang Mencinta, Bahkan Hanya Bila Berisi Beberapa Kata Saja. Cintamu Yang Selalu Terbang Bersama Imaji Membentuk Bait-bait Puisi, Cintaku Yang Makin Berkobar Diatas Secarik Kertas Membentuk Puisi Tentang Cinta Untukmu. Cinta Sejati Akan Selalu Ada Diantara Ketulusan Dan Keikhlasan Hati. Itulah Secuil Prosa Tentang Cinta, Walaupun Tema Yang Diangkat Seputar Cinta Tidak Selalu Menyenangkan Seperti Puisi Jatuh Cinta, Dengan Prosa Tersebut Mudah- Mudahan Akan Menjadi Inspirasi Dalam Berpuisi, Seperti Puisi Tentang Cinta Jarak Jauh, Cinta Terlarang, Perpisahan, Cinta Tak Harus Memiliki Seperti Cinta Tak Terbalas, Sahabat Jadi Cinta, Cinta Beda Agama Dan Sebagainya. Karya-karya Romantis Kahlil Gibran Menjadi Bacaan Wajib Untuk Menambah Wawasan Bagaimana Mengemas Sebuah Puisi Tentang Cinta, Selain Tidak Terlalu Galau, Ia Mampu Memberikan Sedikit Warna Abstrak Didalamnya. Link : Http:// Www.Puisipendek.Net/puisi-cinta Puisi Cinta Romantis Merupakan Kumpulan Puisi Pendek Dan Singkat Tentang Cinta, Berbagai Contoh Puisi Romantis Bisa Anda Temukan Disini. Cinta Sejati Itu Laksana Aroma Terapi Yang Membuat Suasana Hati Sedemikian Mengagumi, Membuat Suasana Hati Menjadi Rindu, Yang Membuat Suasana Hati Menjadi Sedemikian Cemburu, Namun Ada Kalanya Aroma Ini Menjadi Alergi, Alergi Untuk Segala Suka Cinta Dan Gembira, Merubahnya Menjadi Kesedihan Dan Derita. Puisi Tentang Cinta Selalu Menjadi Ornamen Siapapun Yang Sedang Jatuh Cinta, Pesan Cintanya Menggetarkan Ia Yang Mencinta, Bahkan Hanya Bila Berisi Beberapa Kata Saja. Cintamu Yang Selalu Terbang Bersama Imaji Membentuk Bait-bait Puisi, Cintaku Yang Makin Berkobar Diatas Secarik Kertas Membentuk Puisi Tentang Cinta Untukmu. Cinta Sejati Akan Selalu Ada Diantara Ketulusan Dan Keikhlasan Hati. Itulah Secuil Prosa Tentang Cinta, Walaupun Tema Yang Diangkat Seputar Cinta Tidak Selalu Menyenangkan Seperti Puisi Jatuh Cinta, Dengan Prosa Tersebut Mudah- Mudahan Akan Menjadi Inspirasi Dalam Berpuisi, Seperti Puisi Tentang Cinta Jarak Jauh, Cinta Terlarang, Perpisahan, Cinta Tak Harus Memiliki Seperti Cinta Tak Terbalas, Sahabat Jadi Cinta, Cinta Beda Agama Dan Sebagainya. Karya-karya Romantis Kahlil Gibran Menjadi Bacaan Wajib Untuk Menambah Wawasan Bagaimana Mengemas Sebuah Puisi Tentang Cinta, Selain Tidak Terlalu Galau, Ia Mampu Memberikan Sedikit Warna Abstrak Didalamnya. Link : Http:// Www.Puisipendek.Net/puisi-cinta Rasanya Tidak Akan Pernah Habis Kata Jika Kita Membicarakan Tentang Cinta, Karena Cinta Adalah Hal Paling Lumrah Yang Ditemui Dalam Kehidupan Manusia. Manusia Sebagai Mahkluk Sosial Tentunya Diharuskan Berinteraksi Dengan Sesame Makhluk, Tak Jarang Interaksi Tersebut Menimbulkan Perasaan-perasaan Khusus, Seperti Cinta. Dan Siapapun Yang Tengah Merasakan Cinta Pasti Berkeinginan Untuk Mengutarakan Rasa Cintanya, Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung. Ada Berbagai Cara Untuk Mengutarakan Perasaan Yang Kita Miliki, Salah Satunya Adalah Dengan Menggunakan Puisi Cinta. Puisi Cinta Acap Kali Menjadi Alternative Baru. Hal Ini Tentu Saja Karena Puisi Bukanlah Hal Baru Dan Sebagian Besar Masyarakat Menyukainya, Apalagi Jika Tema Yang Digunakan Adalah Cinta. Puisi Cinta Kumpulan Puisi Cinta Tentang Hatiku Oleh Febi "bee" Aku, Pernah Merasa Terluka Karena Mu Kamu, Pernah Menoreh Pedih Dihatiku Kita, Pernah Juga Terbakar Api Amarah Yang Sama Acapkali Aku Berucap Ingin Mengabaikanmu Membencimu, Dan Menghapus Semua Tentangmu Tapi Yang Kusadari Kini Kamu Tak Pernah Beranjak Pergi Separah Apapun Luka Yang Kamu Beri Ada Bagian Dalam Kalbuku Yang Selalu Mengingatmu,mengenangmu Dan Merindu..... Berharap Suatu Waktu Untuk Menatapmu Lagi Dan Lagi Kamu.... Yang Tlah Pergi Dan Takkan Kembali Kan Kubiarkan Satu Sisi Kalbuku Menghuni Tentangmu Hari Ini , Esok , Tanpa Batasan Waktu Selamanya.... Seperti Janjimu Dulu.... Cinta Itu Ikhlas Cinta Bagaikan Air Laut Yang Mengisi Sebagian Isi Bumi… Memberi Banyak Kehidupan.. Membuat Orang Ingin Tahu.. Dan Tiap Orang Pasti Mengalami Cinta.. Cinta Itu Keikhlasan.. Cinta Itu Kemauan.. Cinta Itu Saling Mengerti.. Cinta Itu Indah Jika Kita Bisa Menempatkannya Pada Tempat Terbaik Dalam Hati..Jadikan Cinta Itu Indah Dihatimu.. Karena Cinta Bisa Seindah Yang Kau Mau β€œEdi Aku Mencintaimu” Dalam Segala Kurang Dan Lebihmu Dalam Pintaku Pada-NYA Terselip Namamu Yang Selalu Kurindu I Lup U Cinta Sesungguhnya Oleh Kania Yuliasari Kamu Hadir Membawa Warna Baru Kamu Obati Luka Ku Tentang Masa Lalu Kamu Mampu Mngubah Kehidupanku Jauh Lebih Baik Dari Kehidupan Yang Lalu Kamu Manusia Sederhana Yang Mampu Memberikan Cinta Yang Luar Biasa Cinta Yang Tak Mampu Di Ungkapkan Oleh Kata Kata Mendengar Apa Yg Tidak Dikatakan Mengerti Apa Yang Tidak Di Jelaskan Terimakasih Cinta.... Atas Segala Hal Yang Kamu Berikan Cinta Tulus Dan Juga Pengajaran Tentang Berbagai Hal Kamu Telah Mengajarkan Apa Itu Menghargai, Menerima, Bersyukur, Ikhlas Dan Mandiri Kini Ku Mampu Berdiri Sendri Dengan Tenang Melewati Semua Permasalahan Pribadi Dan Kini Aku Telah Mengerti Apa Itu Hidup Dan Juga Cinta Sejati Berharap Setiap Mimpi Akan Mnjdi Nyata Hidup Bahagia Bersama Selamanya Semoga Rasa Antara Kita Takkan Pernah Pudar Bersama Sang Waktu Sehingga Tiada Celah Bagi Cinta Yang Lainnya Catatan Hati Oleh Ivane Wijaya Ada Sesuatu Yang Terasa Hampa Saat Langit Langit Semakin Menua Ada Sesuatu Yang Terasa Berbeda Saat Hujan Hujan Tertahan Diantara Mega Sendiri Dan Sepi, Aku Ingin Berlari Menelusuri Mimpi Yang Tak Kunjung Menepi Atau Haruskah Aku Hanya Berdiri Disini Mengeja Bait Pelangi Yang Hampir Mati Di Penghujung Hari... Ketika Senja Berlalu Dan Pergi Ketika Hati Ini Terhenti Bernyanyi Aku Ingin Kau Kembali Disini, Sekali Lagi...!!!! Ivane Wiejaya, September* Caraku Mencintaimu Oleh Edi_Sientong Dengan Tak Menghubungimu, Tak Juga Mengirim Pesan Untuk Menanyakan Kabarmu, Dan Bahkan Sekedar Chatting Untuk Menyapamu, Aku Mencintaimu Dengan Menjauh Darimu, Bukan Karena Aku Membencimu, Namun Karena Aku Ingin Menjagamu Dan Menjaga Diriku Sendiri Dari Khalwat Yang Menjebak, Aku Mencintaimu Dengan Menjaga Diriku Dan Dirimu, Menjaga Kesucianku Dan Kesucianmu, Menjaga Kehormatanku Dan Kehormatanmu,... Menjaga Kebeningan Hatiku Dan Hatimu, Ya...... Beginilah Caraku Mencintaimu, Mencintaimu Dalam Diamku, Karena Diamku Adalah Bukti Cintaku Padamu.. Dan Sekarang, Keadaan Menegurku, Sehingga Dapat Membantu Menyadarkanku Dari Kesalahan Yang Telah Aku Perbuat, Meskipun Pesonamu Terhadapku Belum Pulih, Belum Pulih.. Aku Tak Bisa Memungkiri, Bahwa Setiap Manusia Pasti Akan Merasakan Fitrahnya, Termasuk Permasalahan Ketertarikannya Terhadap Lawan Jenis, Maka Jika Harus Demikian, Untuk Apa Jika Hati Ini Aku Tambatkan Kepada Siapa Yang Bukan Orangnya Nanti, Jika Memang Hati Ini Sangat Peka Terhadap Pengaruh Diri Yang Memilikinya Ketika Hati Ini Salah Dalam Pengelolaanya, Oleh Karenanya, Jika Aku Harus Mencintai Lawan Jenis Adalah Fitrahku Sebagai Manusia, Maka Aku Akan Mencoba Untuk Mencintai Siapa Yang Akan Menikah Denganku Nanti, Walaupun Aku Belum Pernah Bertemu Dengannya, Lantaran Pasti Allah Akan Mempertemukanku Dengannya, Sehingga Usahaku Yang Sia-sia Akan Cenderung Berkurang Di Dalam Lingkup Fitrahku, InsyaALLAH.. Kalau Saja Allah Menjadikan Aku Menikah Dengan Seorang Wanita Yang Ditakdirkan Allah Kepadaku, Maka Untuk Apa Aku Berharap Dan Menghabiskan Waktuku Kepada Yang Lainnya, Yang Belum Tentu Akan Menjadi Istri Ku Kelak, Sedangkan Hati Ini Mudah Terdominasi Dengan Sesuatu Hal Yang Lain,. Dan Rasa Ketertarikanku Cukuplah Akan Aku Tumpahkan Kepada Istri Ku Kelak.. Yaa Allah, Sucikanlah Hatiku Hanya Untuk Siapa Yang Pantas Menempatinya Dengan KeridhoanMu, Cukup Dia Sajalah Yang Aku Cintai Karena Aku Tidak Menginginkan Keburukan Ketika Aku Berbuat Salah Terhadap Hatiku, Amiiin.. Sang Penakluk Cinta Oleh Tiara Mela Sari Sulit Ku Mengartikan Rasa Ini.. Padahal Terlihat Jelas Dimataku. Pikiranku Berkata "ya " Dan Hatiku Berkata "tidak" Saat Semua Terlukis Jelas Dihadapanku Kau Tebarkan Beribu Kata Kata Indah Untuk Dia..Dia..Dan Mereka.. Mungkin Aku Adalah Salah Satu Korban Cintamu.. Yang Tak Mudah Untuk Menghapus Semua Memori Tentangmu.. Kamu Benar Benar Sang Penakluk Hati..Aku Mengaku Kalah.. Atas Semua Yang Kau Beri.. Bunga...Kado..Puisi..Puisi.. Semuanya Terangkai Indah Untukku.. Kau Sang Peluluh Hatiku.. Aku Terbuai Dan Terluka.. Inginku Milikku Dirimu Terlalu Lama Ku Pendam Semua Rasa Ini Padamu Kini Ku Sudah Tak Tahan Ku Ingin Kau Tau Semua.. Aku Lebih Dulu Mencintaimu Aku Lebih Dulu Mengenalmu Bukannya Dia.. Cinta Itu Harus Diungkapkan Cinta Itu Harus Memiliki Tak Kan Kulepaskan Dirimu Memang Tinggi Egoku Namun.. Ingin Ku Miliki Dirimu.. Demi Cinta Yang Tlah Lama Ku Pendam Demi Mengganti Semua Pengorbanan Yang T'lah Ku Lakukan Untukmu Kau Harus Jadi Milikku.. Seperti Bintang Oleh Reynaldi Akbar Layaknya Bintang Dan Bulan Yang Menerangi Malam Seperti Itulah Engkau Oh Pujaanku Tak Ada Hentinya Ku Menyanjungmu Dengan Kata-kata Sungguh Kaulah Yang Kudamba Takkan Pernah Habis Kata-kata Untukmu Semua Yang Aku Katakan Itu Tulus Dari Hati Bukan Hanya Sekedar Gombalan Belaka Ataupun Hanya Rayuan Semata Kau Itu Seperti Bintang Bahkan Lebih Dari Bintang Karena Sinar Wajahmu Yang Begitu Terang Membuatku Semakin Menggilaimu Walau Terbuang Percuma Waktu Demi Kamu Aku Rela Melakukan Itu Agar Kau Bisa Menjadi Milikku Di Sepanjang Hidupku Bunga Oleh Nadine Nur Athifah. Bunga... Kau Warna- Warni Bagaikan Sayap Kupu-kupu Yang Indah Bunga... Kau Harum Sekali Ingin Aku Memetikmu Akan Tetapi... Aku Tidak Boleh Memetikmu Bunga... Janganlah Kau Layu Atau Mati Kalau Kau Layu Atau Mati Aku Akan Menangis Tersedu-sedu Cinta Yang Tak Pasti Mungkin Aku Terlalu Bodoh Untuk Mengerti Mungkin Aku Tak Sengaja Jg Menyakiti Andai Aku Tau Isi Hatimu Andai Kesempatan Itu Datang Lagi Padaku Sekarang Mustahil Bagiku Bahkan Menyentuh Bayangmu, Aku Tak Mampu Sekarang Aku Terpuruk Dalam Jurang Sesalku Dan Cinta Ni Jadi Sesak Dalam Dadaku Aku Tau Cinta Ini Sudah Tak Laku Tapi Biarkan Cinta Ini Aku Miliki Biarkan Cinta Ni Menjadi Bebanku Aku Tak Peduli Meski Menghambat Jalanku Aku Tau Mencintaimu Adalah Tak Pasti Aku Menginginkanmu Semoga Perih Ini Akan Terobati Semoga Galau Ini Cepat Usai Karena Kau Sakiti Aku Karena Kau Lupakan Aku Andai Saja Masih Denganku Dan.. Andai Saja Dulu Kau Jujur Aku Akan Mengerti Semua Itu Tapi, Apalah Daya.. Kini Sudah Terlanjur Sapa Ku Takkan Terucap Rasa Ku Takkan Terungkap Dan Tanyaku Takkan Terjawab Masihkah Ada Bayangmu Masihkah Ada Kenanganmu Andai Saja Waktu Berputar Kembali Kan Ku Ucap.. Aku Masih Menginginkanmu Dan Kiriman Kedua Dari Saudari Aisatun Amanah Bidadari Tanpa Sayap Kelembutan Hatinya Membuatku Terpana. . . Melihat Kehindahan Rembulan, Sama Seperti Melihat Keindahan Wajahnya. Sungguh Kuat Dia Menghadapi Ini Semua. . . Menghadapi Keaadaannya Yg Begitu Nyata. Merasakan Penderitaannya Sendirian. Dan Mengukur Penderitaan Diatas Mimpi . . . Walau Dia Hanya Bidadari Tanpa Sayap, Tapi Kelembutan Hatinyalah Yang Membuatku Merasa Seperti..... Berada Di Atas Awan. Sekian Dulu Puisi Cinta Kali Ini, Semoga Bermanfaat Untuk Para Pembaca Sekalian. Kumpulan Puisi Cinta Kahlil Gibran Puisi Cinta Kahlil Gibran Ciuman Pertama Itulah Tegukan Pertama Dari Cawan Yang Telah Diisi Oleh Para Dewa Dari Air Pancuran Cinta. Itulah Batas Antara Kebimbangan Yang Menghiburkan Dan Menyedihkan Hati Dengan Takdir Yang Mengisinya Dengan Kebahagiaan. Itulah Baris Pembuka Dari Suatu Puisi Kehidupan , Bab Pertama Dari Suatu Novel Tentang Manusia. Itulah Tali Yang Menghubungkan Pengasingan Masa Lalu Dengan Kejayaan Masa Depan. Ciuman Pertama Menyatukan Keheningan Perasaan-perasaan Dengan Nyanyian- Nyanyiannya. Itulah Satu Kata Yang Diucapkan Oleh Sepasang Bibir Yang Menyatukan Hati Sebagai Singgahsana, Cinta Sebagai Raja, Kesetiaan Sebagai Mahkota. Itulah Sentuhan Lembut Yang Mengungkapkan Bagaimana Jari-jemari Angin Mencumbui Mulut Bunga Mawar, Mempesonakan Desah Nafas Kenikmatan Panjang Dan Rintihan Manis Nan Lirih. Itulah Permulaan Getaran-getaran Yang Memisahkan Kekasih Dari Dunia Ruang Dan Mata Dan Membawa Mereka Kepada Ilham Dan Impian-impian. Ia Memadukan Taman Bunga Berbentuk Bintang-bintang Dengan Bunga Buah Delima, Menyatukan Dua Aroma Untuk Melahirkan Jiwa Ketiga. Jika Pandangan Pertama Adalah Seperti Benih Yang Ditaburkan Para Dewa Di Ladang Hati Manusia, Maka Ciuman Pertama Mengungkapkan Bunga Pertama Yang Mekar Pada Ranting Pohon Cabang Pertama Kehidupan. :: Kahlil Gibran :: Perkahwinan Sekarang, Cinta Mulai Menciptakan Puisi Dalam Prosa Kehidupan, Untuk Mencipta Fikiran-fikiran Masa Lalu Menjadi Nyanyian Pujian Agar Bersenandung Siang Hari Dan Menyanyi Pada Malam Hari. Sekarang, Hasrat Menyingkapkan Tabir Keraguan Dari Kebingungan Pada Tahun- Tahun Yang Telah Berlalu. Dari Rangkaian Kesenangan, Ia Merajut Kebahagiaan Yang Hanya Bisa Dilampaui Dengan Kebahagiaan Jiwa Ketika Ia Memeluk Tuannya. Itulah Dua Peribadi Kukuh Yang Berdiri Berdampingan Untuk Mempertentangkan Cinta Mereka Dengan Kedengkian Dari Takdir Yang Lemah. Itulah Perpaduan Anggur Kuning Dengan Anggur Warna Lembayung Untuk Menghasilkan Paduan Keemasan, Warna Cakrawala Saat Fajar Merekah. Itulah Pertentangan Dua Roh Untuk Pertentangan Dan Kesatuan Dua Jiwa Dengan Kesatuan. Ia Adalah Curahan Hujan Jernih Dari Langit Murni Ke Dalam Kesucian Alam, Membangkitkan Kekuatan-kekuatan Ladang Yang Penuh Berkat. Apabila Pandangan Pertama Dari Wajah Sang Kekasih Adalah Seperti Benih Yang Ditaburkan Oleh Cinta Di Ladang Hati Manusia Dan Ciuman Pertama Dari Dua Bibir Adalah Seperti Bunga Pertama Cabang Kehidupan, Maka Perkahwinan Adalah Buah Pertama Dari Bunga Pertama Benih Itu. (Dari Suara Sang Guru) :: Khalil Gibran :: Pandangan Pertama Itulah Saat Yang Memisahkan Aroma Kehidupan Dari Kesadarannya. Itulah Percikan Api Pertama Yang Menyalakan Wilayah-wilayah Jiwa. Itulah Nada Magis Pertama Yang Dipetik Dari Dawai-dawai Perak Hati Manusia. Itulah Saat Sekilas Yang Menyampaikan Pada Telinga Jiwa Tentang Risalah Hari- Hari Yang Telah Berlalu Dan Mengungkapkan Karya Kesadaran Yang Dilakukan Malam, Menjadikan Mata Jernih Melihat Kenikmatan Di Dunia Dan Menjadikan Misteri-misteri Keabadian Di Dunia Ini Hadir. Itulah Benih Yang Ditaburan Oleh Ishtar, Dewi Cinta, Dari Suatu Tempat Yang Tinggi. Mata Mereka Menaburkan Benih Di Dalam Ladang Hati, Perasaan Memeliharanya, Dan Jiwa Membawanya Kepada Buah- Buahan. Pandangan Pertama Kekasih Adalah Seperti Roh Yang Bergerak Di Permukaan Air Mengalir Menuju Syurga Dan Bumi. Pandangan Pertama Dari Sahabat Kehidupan Menggambarkan Kata-kata Tuhan, "Jadilah, Maka Terjadilah Ia" :: Khalil Gibran :: Cinta Yang Agung Adalah Ketika Kamu Menitikkan Air Mata Dan Masih Peduli Terhadapnya.. Adalah Ketika Dia Tidak Mempedulikanmu Dan Kamu Masih Menunggunya Dengan Setia.. Adalah Ketika Dia Mulai Mencintai Orang Lain Dan Kamu Masih Bisa Tersenyum Sembari Berkata β€˜Aku Turut Berbahagia Untukmu’ Apabila Cinta Tidak Berhasil…BEBASKAN Dirimu… Biarkan Hatimu Kembali Melebarkan Sayapnya Dan Terbang Ke Alam Bebas Lagi .. Ingatlah…bahwa Kamu Mungkin Menemukan Cinta Dan Kehilangannya.. Tapi..Ketika Cinta Itu Mati..Kamu Tidak Perlu Mati Bersamanya… Orang Terkuat Bukan Mereka Yang Selalu Menang..Melainkan Mereka Yang Tetap Tegar Ketika Mereka Jatuh Keindahan Kehidupan Keindahan Adalah Kehidupan Itu Sendiri Saat Ia Membuka Tabir Penutup Wajahnya. Dan Kalian Adalah Kehidupannya Itu, Kalianlah Cadar Itu. Keindahan Adalah Keabadian Yang Termangu Di Depan Cermin. Dan Kalian Adalah Keabadian Itu, Kalianlah Cermin Itu. Cinta Salahlah Bagi Orang Yang Mengira Bahwa Cinta Itu Datang Karena Pergaulan Yang Lama Dan Rayuan Yang Terus Menerus. Cinta Adalah Tunas Pesona Jiwa, Dan Jika Tunas Ini Tak Tercipta Dalam Sesaat, Ia Takkan Tercipta Bertahun-tahun Atau Bahkan Abad. Cinta Ketika Cinta Memanggilmu Maka Dekatilah Dia Walau Jalannya Terjal Berliku, Jika Cinta Memelukmu Maka Dakaplah Ia Walau Pedang Di Sela-sela Sayapnya Melukaimu. Cinta Cinta Tidak Menyadari Kedalamannya Dan Terasa Pada Saat Perpisahan Pun Tiba. Dan Saat Tangan Laki-laki Menyentuh Tangan Seorang Perempuan Mereka Berdua Telah Menyentuh Hati Keabadian. Cinta Cinta Adalah Satu- Satunya Kebebasan Di Dunia Kerana Cinta Itu Membangkitkan Semangat Hukum-hukum Kemanusiaan Dan Gejala Alami Pun Tak Mampu Mengubah Perjalanannya. Cinta Jika Cinta Tidak Dapat Mengembalikan Engkau Kepadaku Dalam Kehidupan Ini, Pastilah Cinta Akan Menyatukan Kita Dalam Kehidupan Yang Akan Datang Atas Nama Cinta Jangan Kau Kira Cinta Datang Dari Keakraban Yang Lama Dan Pendekatan Yang Tekun. Cinta Adalah Kesesuaian Jiwa Dan Jika Itu Tak Pernah Ada, Cinta Tak Akan Pernah Tercipta Dalam Hitungan Tahun Bahkan Abad Persahabatan Dan Seorang Remaja Berkata, Bicaralah Pada Kami Tentang Persahabatan. Dan Dia Menjawab: Sahabat Adalah Keperluan Jiwa, Yang Mesti Dipenuhi. Dialah Ladang Hati, Yang Kau Taburi Dengan Kasih Dan Kau Tuai Dengan Penuh Rasa Terima Kasih. Dan Dia Pulalah Naungan Dan Pendianganmu. Kerana Kau Menghampirinya Saat Hati Lupa Dan Mencarinya Saat Jiwa Mahu Kedamaian. Puisi Dan Kata-kata Romantis Kahlil Gibran Bila Dia Berbicara, Mengungkapkan Fikirannya, Kau Tiada Takut Membisikkan Kata β€œTidak” Di Kalbumu Sendiri, Pun Tiada Kau Menyembunyikan Kata β€œYa”. Dan Bilamana Dia Diam,hatimu Berhenti Dari Mendengar Hatinya; Kerana Tanpa Ungkapan Kata, Dalam Persahabatan, Segala Fikiran, Hasrat, Dan Keinginan Dilahirkan Bersama Dan Dikongsi, Dengan Kegembiraan Tiada Terkirakan. Di Kala Berpisah Dengan Sahabat, Tiadalah Kau Berdukacita (γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€ γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€ γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€ γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€ γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€Sang-Legenda) facebook profile
Puisi Cinta Romantis Merupakan Kumpulan Puisi Pendek Dan Singkat Tentang Cinta, Berbagai Contoh Puisi Romantis Bisa Anda Temukan Disini. Cinta Sejati Itu Laksana Aroma Terapi Yang Membuat Suasana Hati Sedemikian Mengagumi, Membuat Suasana Hati Menjadi Rindu, Yang Membuat Suasana Hati Menjadi Sedemikian Cemburu, Namun Ada Kalanya Aroma Ini Menjadi Alergi, Alergi Untuk Segala Suka Cinta Dan Gembira, Merubahnya Menjadi Kesedihan Dan Derita. Puisi Tentang Cinta Selalu Menjadi Ornamen Siapapun Yang Sedang Jatuh Cinta, Pesan Cintanya Menggetarkan Ia Yang Mencinta, Bahkan Hanya Bila Berisi Beberapa Kata Saja. Puisi Cinta Cintamu Yang Selalu Terbang Bersama Imaji Membentuk Bait-bait Puisi, Cintaku Yang Makin Berkobar Diatas Secarik Kertas Membentuk Puisi Tentang Cinta Untukmu. Cinta Sejati Akan Selalu Ada Diantara Ketulusan Dan Keikhlasan Hati. Itulah Secuil Prosa Tentang Cinta, Walaupun Tema Yang Diangkat Seputar Cinta Tidak Selalu Menyenangkan Seperti Puisi Jatuh Cinta, Dengan Prosa Tersebut Mudah-mudahan Akan Menjadi Inspirasi Dalam Berpuisi, Seperti Puisi Tentang Cinta Jarak Jauh, Cinta Terlarang, Perpisahan, Cinta Tak Harus Memiliki Seperti Cinta Tak Terbalas, Sahabat Jadi Cinta, Cinta Beda Agama Dan Sebagainya. Karya-karya Romantis Kahlil Gibran Menjadi Bacaan Wajib Untuk Menambah Wawasan Bagaimana Mengemas Sebuah Puisi Tentang Cinta, Selain Tidak Terlalu Galau, Ia Mampu Memberikan Sedikit Warna Abstrak Didalamnya. Puisi Cinta Romantis Merupakan Kumpulan Puisi Pendek Dan Singkat Tentang Cinta, Berbagai Contoh Puisi Romantis Bisa Anda Temukan Disini. Cinta Sejati Itu Laksana Aroma Terapi Yang Membuat Suasana Hati Sedemikian Mengagumi, Membuat Suasana Hati Menjadi Rindu, Yang Membuat Suasana Hati Menjadi Sedemikian Cemburu, Namun Ada Kalanya Aroma Ini Menjadi Alergi, Alergi Untuk Segala Suka Cinta Dan Gembira, Merubahnya Menjadi Kesedihan Dan Derita. Puisi Tentang Cinta Selalu Menjadi Ornamen Siapapun Yang Sedang Jatuh Cinta, Pesan Cintanya Menggetarkan Ia Yang Mencinta, Bahkan Hanya Bila Berisi Beberapa Kata Saja. Cintamu Yang Selalu Terbang Bersama Imaji Membentuk Bait-bait Puisi, Cintaku Yang Makin Berkobar Diatas Secarik Kertas Membentuk Puisi Tentang Cinta Untukmu. Cinta Sejati Akan Selalu Ada Diantara Ketulusan Dan Keikhlasan Hati. Itulah Secuil Prosa Tentang Cinta, Walaupun Tema Yang Diangkat Seputar Cinta Tidak Selalu Menyenangkan Seperti Puisi Jatuh Cinta, Dengan Prosa Tersebut Mudah- Mudahan Akan Menjadi Inspirasi Dalam Berpuisi, Seperti Puisi Tentang Cinta Jarak Jauh, Cinta Terlarang, Perpisahan, Cinta Tak Harus Memiliki Seperti Cinta Tak Terbalas, Sahabat Jadi Cinta, Cinta Beda Agama Dan Sebagainya. Karya-karya Romantis Kahlil Gibran Menjadi Bacaan Wajib Untuk Menambah Wawasan Bagaimana Mengemas Sebuah Puisi Tentang Cinta, Selain Tidak Terlalu Galau, Ia Mampu Memberikan Sedikit Warna Abstrak Didalamnya. Link : Http:// Www.Puisipendek.Net/puisi-cinta Puisi Cinta Romantis Merupakan Kumpulan Puisi Pendek Dan Singkat Tentang Cinta, Berbagai Contoh Puisi Romantis Bisa Anda Temukan Disini. Cinta Sejati Itu Laksana Aroma Terapi Yang Membuat Suasana Hati Sedemikian Mengagumi, Membuat Suasana Hati Menjadi Rindu, Yang Membuat Suasana Hati Menjadi Sedemikian Cemburu, Namun Ada Kalanya Aroma Ini Menjadi Alergi, Alergi Untuk Segala Suka Cinta Dan Gembira, Merubahnya Menjadi Kesedihan Dan Derita. Puisi Tentang Cinta Selalu Menjadi Ornamen Siapapun Yang Sedang Jatuh Cinta, Pesan Cintanya Menggetarkan Ia Yang Mencinta, Bahkan Hanya Bila Berisi Beberapa Kata Saja. Cintamu Yang Selalu Terbang Bersama Imaji Membentuk Bait-bait Puisi, Cintaku Yang Makin Berkobar Diatas Secarik Kertas Membentuk Puisi Tentang Cinta Untukmu. Cinta Sejati Akan Selalu Ada Diantara Ketulusan Dan Keikhlasan Hati. Itulah Secuil Prosa Tentang Cinta, Walaupun Tema Yang Diangkat Seputar Cinta Tidak Selalu Menyenangkan Seperti Puisi Jatuh Cinta, Dengan Prosa Tersebut Mudah- Mudahan Akan Menjadi Inspirasi Dalam Berpuisi, Seperti Puisi Tentang Cinta Jarak Jauh, Cinta Terlarang, Perpisahan, Cinta Tak Harus Memiliki Seperti Cinta Tak Terbalas, Sahabat Jadi Cinta, Cinta Beda Agama Dan Sebagainya. Karya-karya Romantis Kahlil Gibran Menjadi Bacaan Wajib Untuk Menambah Wawasan Bagaimana Mengemas Sebuah Puisi Tentang Cinta, Selain Tidak Terlalu Galau, Ia Mampu Memberikan Sedikit Warna Abstrak Didalamnya. Link : Http:// Www.Puisipendek.Net/puisi-cinta Puisi Cinta Romantis Merupakan Kumpulan Puisi Pendek Dan Singkat Tentang Cinta, Berbagai Contoh Puisi Romantis Bisa Anda Temukan Disini. Cinta Sejati Itu Laksana Aroma Terapi Yang Membuat Suasana Hati Sedemikian Mengagumi, Membuat Suasana Hati Menjadi Rindu, Yang Membuat Suasana Hati Menjadi Sedemikian Cemburu, Namun Ada Kalanya Aroma Ini Menjadi Alergi, Alergi Untuk Segala Suka Cinta Dan Gembira, Merubahnya Menjadi Kesedihan Dan Derita. Puisi Tentang Cinta Selalu Menjadi Ornamen Siapapun Yang Sedang Jatuh Cinta, Pesan Cintanya Menggetarkan Ia Yang Mencinta, Bahkan Hanya Bila Berisi Beberapa Kata Saja. Cintamu Yang Selalu Terbang Bersama Imaji Membentuk Bait-bait Puisi, Cintaku Yang Makin Berkobar Diatas Secarik Kertas Membentuk Puisi Tentang Cinta Untukmu. Cinta Sejati Akan Selalu Ada Diantara Ketulusan Dan Keikhlasan Hati. Itulah Secuil Prosa Tentang Cinta, Walaupun Tema Yang Diangkat Seputar Cinta Tidak Selalu Menyenangkan Seperti Puisi Jatuh Cinta, Dengan Prosa Tersebut Mudah- Mudahan Akan Menjadi Inspirasi Dalam Berpuisi, Seperti Puisi Tentang Cinta Jarak Jauh, Cinta Terlarang, Perpisahan, Cinta Tak Harus Memiliki Seperti Cinta Tak Terbalas, Sahabat Jadi Cinta, Cinta Beda Agama Dan Sebagainya. Karya-karya Romantis Kahlil Gibran Menjadi Bacaan Wajib Untuk Menambah Wawasan Bagaimana Mengemas Sebuah Puisi Tentang Cinta, Selain Tidak Terlalu Galau, Ia Mampu Memberikan Sedikit Warna Abstrak Didalamnya. Link : Http:// Www.Puisipendek.Net/puisi-cinta Rasanya Tidak Akan Pernah Habis Kata Jika Kita Membicarakan Tentang Cinta, Karena Cinta Adalah Hal Paling Lumrah Yang Ditemui Dalam Kehidupan Manusia. Manusia Sebagai Mahkluk Sosial Tentunya Diharuskan Berinteraksi Dengan Sesame Makhluk, Tak Jarang Interaksi Tersebut Menimbulkan Perasaan-perasaan Khusus, Seperti Cinta. Dan Siapapun Yang Tengah Merasakan Cinta Pasti Berkeinginan Untuk Mengutarakan Rasa Cintanya, Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung. Ada Berbagai Cara Untuk Mengutarakan Perasaan Yang Kita Miliki, Salah Satunya Adalah Dengan Menggunakan Puisi Cinta. Puisi Cinta Acap Kali Menjadi Alternative Baru. Hal Ini Tentu Saja Karena Puisi Bukanlah Hal Baru Dan Sebagian Besar Masyarakat Menyukainya, Apalagi Jika Tema Yang Digunakan Adalah Cinta. Puisi Cinta Kumpulan Puisi Cinta Tentang Hatiku Oleh Febi "bee" Aku, Pernah Merasa Terluka Karena Mu Kamu, Pernah Menoreh Pedih Dihatiku Kita, Pernah Juga Terbakar Api Amarah Yang Sama Acapkali Aku Berucap Ingin Mengabaikanmu Membencimu, Dan Menghapus Semua Tentangmu Tapi Yang Kusadari Kini Kamu Tak Pernah Beranjak Pergi Separah Apapun Luka Yang Kamu Beri Ada Bagian Dalam Kalbuku Yang Selalu Mengingatmu,mengenangmu Dan Merindu..... Berharap Suatu Waktu Untuk Menatapmu Lagi Dan Lagi Kamu.... Yang Tlah Pergi Dan Takkan Kembali Kan Kubiarkan Satu Sisi Kalbuku Menghuni Tentangmu Hari Ini , Esok , Tanpa Batasan Waktu Selamanya.... Seperti Janjimu Dulu.... Cinta Itu Ikhlas Cinta Bagaikan Air Laut Yang Mengisi Sebagian Isi Bumi… Memberi Banyak Kehidupan.. Membuat Orang Ingin Tahu.. Dan Tiap Orang Pasti Mengalami Cinta.. Cinta Itu Keikhlasan.. Cinta Itu Kemauan.. Cinta Itu Saling Mengerti.. Cinta Itu Indah Jika Kita Bisa Menempatkannya Pada Tempat Terbaik Dalam Hati..Jadikan Cinta Itu Indah Dihatimu.. Karena Cinta Bisa Seindah Yang Kau Mau β€œEdi Aku Mencintaimu” Dalam Segala Kurang Dan Lebihmu Dalam Pintaku Pada-NYA Terselip Namamu Yang Selalu Kurindu I Lup U Cinta Sesungguhnya Oleh Kania Yuliasari Kamu Hadir Membawa Warna Baru Kamu Obati Luka Ku Tentang Masa Lalu Kamu Mampu Mngubah Kehidupanku Jauh Lebih Baik Dari Kehidupan Yang Lalu Kamu Manusia Sederhana Yang Mampu Memberikan Cinta Yang Luar Biasa Cinta Yang Tak Mampu Di Ungkapkan Oleh Kata Kata Mendengar Apa Yg Tidak Dikatakan Mengerti Apa Yang Tidak Di Jelaskan Terimakasih Cinta.... Atas Segala Hal Yang Kamu Berikan Cinta Tulus Dan Juga Pengajaran Tentang Berbagai Hal Kamu Telah Mengajarkan Apa Itu Menghargai, Menerima, Bersyukur, Ikhlas Dan Mandiri Kini Ku Mampu Berdiri Sendri Dengan Tenang Melewati Semua Permasalahan Pribadi Dan Kini Aku Telah Mengerti Apa Itu Hidup Dan Juga Cinta Sejati Berharap Setiap Mimpi Akan Mnjdi Nyata Hidup Bahagia Bersama Selamanya Semoga Rasa Antara Kita Takkan Pernah Pudar Bersama Sang Waktu Sehingga Tiada Celah Bagi Cinta Yang Lainnya Catatan Hati Oleh Ivane Wijaya Ada Sesuatu Yang Terasa Hampa Saat Langit Langit Semakin Menua Ada Sesuatu Yang Terasa Berbeda Saat Hujan Hujan Tertahan Diantara Mega Sendiri Dan Sepi, Aku Ingin Berlari Menelusuri Mimpi Yang Tak Kunjung Menepi Atau Haruskah Aku Hanya Berdiri Disini Mengeja Bait Pelangi Yang Hampir Mati Di Penghujung Hari... Ketika Senja Berlalu Dan Pergi Ketika Hati Ini Terhenti Bernyanyi Aku Ingin Kau Kembali Disini, Sekali Lagi...!!!! Ivane Wiejaya, September* Caraku Mencintaimu Oleh Edi_Sientong Dengan Tak Menghubungimu, Tak Juga Mengirim Pesan Untuk Menanyakan Kabarmu, Dan Bahkan Sekedar Chatting Untuk Menyapamu, Aku Mencintaimu Dengan Menjauh Darimu, Bukan Karena Aku Membencimu, Namun Karena Aku Ingin Menjagamu Dan Menjaga Diriku Sendiri Dari Khalwat Yang Menjebak, Aku Mencintaimu Dengan Menjaga Diriku Dan Dirimu, Menjaga Kesucianku Dan Kesucianmu, Menjaga Kehormatanku Dan Kehormatanmu,... Menjaga Kebeningan Hatiku Dan Hatimu, Ya...... Beginilah Caraku Mencintaimu, Mencintaimu Dalam Diamku, Karena Diamku Adalah Bukti Cintaku Padamu.. Dan Sekarang, Keadaan Menegurku, Sehingga Dapat Membantu Menyadarkanku Dari Kesalahan Yang Telah Aku Perbuat, Meskipun Pesonamu Terhadapku Belum Pulih, Belum Pulih.. Aku Tak Bisa Memungkiri, Bahwa Setiap Manusia Pasti Akan Merasakan Fitrahnya, Termasuk Permasalahan Ketertarikannya Terhadap Lawan Jenis, Maka Jika Harus Demikian, Untuk Apa Jika Hati Ini Aku Tambatkan Kepada Siapa Yang Bukan Orangnya Nanti, Jika Memang Hati Ini Sangat Peka Terhadap Pengaruh Diri Yang Memilikinya Ketika Hati Ini Salah Dalam Pengelolaanya, Oleh Karenanya, Jika Aku Harus Mencintai Lawan Jenis Adalah Fitrahku Sebagai Manusia, Maka Aku Akan Mencoba Untuk Mencintai Siapa Yang Akan Menikah Denganku Nanti, Walaupun Aku Belum Pernah Bertemu Dengannya, Lantaran Pasti Allah Akan Mempertemukanku Dengannya, Sehingga Usahaku Yang Sia-sia Akan Cenderung Berkurang Di Dalam Lingkup Fitrahku, InsyaALLAH.. Kalau Saja Allah Menjadikan Aku Menikah Dengan Seorang Wanita Yang Ditakdirkan Allah Kepadaku, Maka Untuk Apa Aku Berharap Dan Menghabiskan Waktuku Kepada Yang Lainnya, Yang Belum Tentu Akan Menjadi Istri Ku Kelak, Sedangkan Hati Ini Mudah Terdominasi Dengan Sesuatu Hal Yang Lain,. Dan Rasa Ketertarikanku Cukuplah Akan Aku Tumpahkan Kepada Istri Ku Kelak.. Yaa Allah, Sucikanlah Hatiku Hanya Untuk Siapa Yang Pantas Menempatinya Dengan KeridhoanMu, Cukup Dia Sajalah Yang Aku Cintai Karena Aku Tidak Menginginkan Keburukan Ketika Aku Berbuat Salah Terhadap Hatiku, Amiiin.. Sang Penakluk Cinta Oleh Tiara Mela Sari Sulit Ku Mengartikan Rasa Ini.. Padahal Terlihat Jelas Dimataku. Pikiranku Berkata "ya " Dan Hatiku Berkata "tidak" Saat Semua Terlukis Jelas Dihadapanku Kau Tebarkan Beribu Kata Kata Indah Untuk Dia..Dia..Dan Mereka.. Mungkin Aku Adalah Salah Satu Korban Cintamu.. Yang Tak Mudah Untuk Menghapus Semua Memori Tentangmu.. Kamu Benar Benar Sang Penakluk Hati..Aku Mengaku Kalah.. Atas Semua Yang Kau Beri.. Bunga...Kado..Puisi..Puisi.. Semuanya Terangkai Indah Untukku.. Kau Sang Peluluh Hatiku.. Aku Terbuai Dan Terluka.. Inginku Milikku Dirimu Terlalu Lama Ku Pendam Semua Rasa Ini Padamu Kini Ku Sudah Tak Tahan Ku Ingin Kau Tau Semua.. Aku Lebih Dulu Mencintaimu Aku Lebih Dulu Mengenalmu Bukannya Dia.. Cinta Itu Harus Diungkapkan Cinta Itu Harus Memiliki Tak Kan Kulepaskan Dirimu Memang Tinggi Egoku Namun.. Ingin Ku Miliki Dirimu.. Demi Cinta Yang Tlah Lama Ku Pendam Demi Mengganti Semua Pengorbanan Yang T'lah Ku Lakukan Untukmu Kau Harus Jadi Milikku.. Seperti Bintang Oleh Reynaldi Akbar Layaknya Bintang Dan Bulan Yang Menerangi Malam Seperti Itulah Engkau Oh Pujaanku Tak Ada Hentinya Ku Menyanjungmu Dengan Kata-kata Sungguh Kaulah Yang Kudamba Takkan Pernah Habis Kata-kata Untukmu Semua Yang Aku Katakan Itu Tulus Dari Hati Bukan Hanya Sekedar Gombalan Belaka Ataupun Hanya Rayuan Semata Kau Itu Seperti Bintang Bahkan Lebih Dari Bintang Karena Sinar Wajahmu Yang Begitu Terang Membuatku Semakin Menggilaimu Walau Terbuang Percuma Waktu Demi Kamu Aku Rela Melakukan Itu Agar Kau Bisa Menjadi Milikku Di Sepanjang Hidupku Bunga Oleh Nadine Nur Athifah. Bunga... Kau Warna- Warni Bagaikan Sayap Kupu-kupu Yang Indah Bunga... Kau Harum Sekali Ingin Aku Memetikmu Akan Tetapi... Aku Tidak Boleh Memetikmu Bunga... Janganlah Kau Layu Atau Mati Kalau Kau Layu Atau Mati Aku Akan Menangis Tersedu-sedu Cinta Yang Tak Pasti Mungkin Aku Terlalu Bodoh Untuk Mengerti Mungkin Aku Tak Sengaja Jg Menyakiti Andai Aku Tau Isi Hatimu Andai Kesempatan Itu Datang Lagi Padaku Sekarang Mustahil Bagiku Bahkan Menyentuh Bayangmu, Aku Tak Mampu Sekarang Aku Terpuruk Dalam Jurang Sesalku Dan Cinta Ni Jadi Sesak Dalam Dadaku Aku Tau Cinta Ini Sudah Tak Laku Tapi Biarkan Cinta Ini Aku Miliki Biarkan Cinta Ni Menjadi Bebanku Aku Tak Peduli Meski Menghambat Jalanku Aku Tau Mencintaimu Adalah Tak Pasti Aku Menginginkanmu Semoga Perih Ini Akan Terobati Semoga Galau Ini Cepat Usai Karena Kau Sakiti Aku Karena Kau Lupakan Aku Andai Saja Masih Denganku Dan.. Andai Saja Dulu Kau Jujur Aku Akan Mengerti Semua Itu Tapi, Apalah Daya.. Kini Sudah Terlanjur Sapa Ku Takkan Terucap Rasa Ku Takkan Terungkap Dan Tanyaku Takkan Terjawab Masihkah Ada Bayangmu Masihkah Ada Kenanganmu Andai Saja Waktu Berputar Kembali Kan Ku Ucap.. Aku Masih Menginginkanmu Dan Kiriman Kedua Dari Saudari Aisatun Amanah Bidadari Tanpa Sayap Kelembutan Hatinya Membuatku Terpana. . . Melihat Kehindahan Rembulan, Sama Seperti Melihat Keindahan Wajahnya. Sungguh Kuat Dia Menghadapi Ini Semua. . . Menghadapi Keaadaannya Yg Begitu Nyata. Merasakan Penderitaannya Sendirian. Dan Mengukur Penderitaan Diatas Mimpi . . . Walau Dia Hanya Bidadari Tanpa Sayap, Tapi Kelembutan Hatinyalah Yang Membuatku Merasa Seperti..... Berada Di Atas Awan. Sekian Dulu Puisi Cinta Kali Ini, Semoga Bermanfaat Untuk Para Pembaca Sekalian. Kumpulan Puisi Cinta Kahlil Gibran Puisi Cinta Kahlil Gibran Ciuman Pertama Itulah Tegukan Pertama Dari Cawan Yang Telah Diisi Oleh Para Dewa Dari Air Pancuran Cinta. Itulah Batas Antara Kebimbangan Yang Menghiburkan Dan Menyedihkan Hati Dengan Takdir Yang Mengisinya Dengan Kebahagiaan. Itulah Baris Pembuka Dari Suatu Puisi Kehidupan , Bab Pertama Dari Suatu Novel Tentang Manusia. Itulah Tali Yang Menghubungkan Pengasingan Masa Lalu Dengan Kejayaan Masa Depan. Ciuman Pertama Menyatukan Keheningan Perasaan-perasaan Dengan Nyanyian- Nyanyiannya. Itulah Satu Kata Yang Diucapkan Oleh Sepasang Bibir Yang Menyatukan Hati Sebagai Singgahsana, Cinta Sebagai Raja, Kesetiaan Sebagai Mahkota. Itulah Sentuhan Lembut Yang Mengungkapkan Bagaimana Jari-jemari Angin Mencumbui Mulut Bunga Mawar, Mempesonakan Desah Nafas Kenikmatan Panjang Dan Rintihan Manis Nan Lirih. Itulah Permulaan Getaran-getaran Yang Memisahkan Kekasih Dari Dunia Ruang Dan Mata Dan Membawa Mereka Kepada Ilham Dan Impian-impian. Ia Memadukan Taman Bunga Berbentuk Bintang-bintang Dengan Bunga Buah Delima, Menyatukan Dua Aroma Untuk Melahirkan Jiwa Ketiga. Jika Pandangan Pertama Adalah Seperti Benih Yang Ditaburkan Para Dewa Di Ladang Hati Manusia, Maka Ciuman Pertama Mengungkapkan Bunga Pertama Yang Mekar Pada Ranting Pohon Cabang Pertama Kehidupan. :: Kahlil Gibran :: Perkahwinan Sekarang, Cinta Mulai Menciptakan Puisi Dalam Prosa Kehidupan, Untuk Mencipta Fikiran-fikiran Masa Lalu Menjadi Nyanyian Pujian Agar Bersenandung Siang Hari Dan Menyanyi Pada Malam Hari. Sekarang, Hasrat Menyingkapkan Tabir Keraguan Dari Kebingungan Pada Tahun- Tahun Yang Telah Berlalu. Dari Rangkaian Kesenangan, Ia Merajut Kebahagiaan Yang Hanya Bisa Dilampaui Dengan Kebahagiaan Jiwa Ketika Ia Memeluk Tuannya. Itulah Dua Peribadi Kukuh Yang Berdiri Berdampingan Untuk Mempertentangkan Cinta Mereka Dengan Kedengkian Dari Takdir Yang Lemah. Itulah Perpaduan Anggur Kuning Dengan Anggur Warna Lembayung Untuk Menghasilkan Paduan Keemasan, Warna Cakrawala Saat Fajar Merekah. Itulah Pertentangan Dua Roh Untuk Pertentangan Dan Kesatuan Dua Jiwa Dengan Kesatuan. Ia Adalah Curahan Hujan Jernih Dari Langit Murni Ke Dalam Kesucian Alam, Membangkitkan Kekuatan-kekuatan Ladang Yang Penuh Berkat. Apabila Pandangan Pertama Dari Wajah Sang Kekasih Adalah Seperti Benih Yang Ditaburkan Oleh Cinta Di Ladang Hati Manusia Dan Ciuman Pertama Dari Dua Bibir Adalah Seperti Bunga Pertama Cabang Kehidupan, Maka Perkahwinan Adalah Buah Pertama Dari Bunga Pertama Benih Itu. (Dari Suara Sang Guru) :: Khalil Gibran :: Pandangan Pertama Itulah Saat Yang Memisahkan Aroma Kehidupan Dari Kesadarannya. Itulah Percikan Api Pertama Yang Menyalakan Wilayah-wilayah Jiwa. Itulah Nada Magis Pertama Yang Dipetik Dari Dawai-dawai Perak Hati Manusia. Itulah Saat Sekilas Yang Menyampaikan Pada Telinga Jiwa Tentang Risalah Hari- Hari Yang Telah Berlalu Dan Mengungkapkan Karya Kesadaran Yang Dilakukan Malam, Menjadikan Mata Jernih Melihat Kenikmatan Di Dunia Dan Menjadikan Misteri-misteri Keabadian Di Dunia Ini Hadir. Itulah Benih Yang Ditaburan Oleh Ishtar, Dewi Cinta, Dari Suatu Tempat Yang Tinggi. Mata Mereka Menaburkan Benih Di Dalam Ladang Hati, Perasaan Memeliharanya, Dan Jiwa Membawanya Kepada Buah- Buahan. Pandangan Pertama Kekasih Adalah Seperti Roh Yang Bergerak Di Permukaan Air Mengalir Menuju Syurga Dan Bumi. Pandangan Pertama Dari Sahabat Kehidupan Menggambarkan Kata-kata Tuhan, "Jadilah, Maka Terjadilah Ia" :: Khalil Gibran :: Cinta Yang Agung Adalah Ketika Kamu Menitikkan Air Mata Dan Masih Peduli Terhadapnya.. Adalah Ketika Dia Tidak Mempedulikanmu Dan Kamu Masih Menunggunya Dengan Setia.. Adalah Ketika Dia Mulai Mencintai Orang Lain Dan Kamu Masih Bisa Tersenyum Sembari Berkata β€˜Aku Turut Berbahagia Untukmu’ Apabila Cinta Tidak Berhasil…BEBASKAN Dirimu… Biarkan Hatimu Kembali Melebarkan Sayapnya Dan Terbang Ke Alam Bebas Lagi .. Ingatlah…bahwa Kamu Mungkin Menemukan Cinta Dan Kehilangannya.. Tapi..Ketika Cinta Itu Mati..Kamu Tidak Perlu Mati Bersamanya… Orang Terkuat Bukan Mereka Yang Selalu Menang..Melainkan Mereka Yang Tetap Tegar Ketika Mereka Jatuh Keindahan Kehidupan Keindahan Adalah Kehidupan Itu Sendiri Saat Ia Membuka Tabir Penutup Wajahnya. Dan Kalian Adalah Kehidupannya Itu, Kalianlah Cadar Itu. Keindahan Adalah Keabadian Yang Termangu Di Depan Cermin. Dan Kalian Adalah Keabadian Itu, Kalianlah Cermin Itu. Cinta Salahlah Bagi Orang Yang Mengira Bahwa Cinta Itu Datang Karena Pergaulan Yang Lama Dan Rayuan Yang Terus Menerus. Cinta Adalah Tunas Pesona Jiwa, Dan Jika Tunas Ini Tak Tercipta Dalam Sesaat, Ia Takkan Tercipta Bertahun-tahun Atau Bahkan Abad. Cinta Ketika Cinta Memanggilmu Maka Dekatilah Dia Walau Jalannya Terjal Berliku, Jika Cinta Memelukmu Maka Dakaplah Ia Walau Pedang Di Sela-sela Sayapnya Melukaimu. Cinta Cinta Tidak Menyadari Kedalamannya Dan Terasa Pada Saat Perpisahan Pun Tiba. Dan Saat Tangan Laki-laki Menyentuh Tangan Seorang Perempuan Mereka Berdua Telah Menyentuh Hati Keabadian. Cinta Cinta Adalah Satu- Satunya Kebebasan Di Dunia Kerana Cinta Itu Membangkitkan Semangat Hukum-hukum Kemanusiaan Dan Gejala Alami Pun Tak Mampu Mengubah Perjalanannya. Cinta Jika Cinta Tidak Dapat Mengembalikan Engkau Kepadaku Dalam Kehidupan Ini, Pastilah Cinta Akan Menyatukan Kita Dalam Kehidupan Yang Akan Datang Atas Nama Cinta Jangan Kau Kira Cinta Datang Dari Keakraban Yang Lama Dan Pendekatan Yang Tekun. Cinta Adalah Kesesuaian Jiwa Dan Jika Itu Tak Pernah Ada, Cinta Tak Akan Pernah Tercipta Dalam Hitungan Tahun Bahkan Abad Persahabatan Dan Seorang Remaja Berkata, Bicaralah Pada Kami Tentang Persahabatan. Dan Dia Menjawab: Sahabat Adalah Keperluan Jiwa, Yang Mesti Dipenuhi. Dialah Ladang Hati, Yang Kau Taburi Dengan Kasih Dan Kau Tuai Dengan Penuh Rasa Terima Kasih. Dan Dia Pulalah Naungan Dan Pendianganmu. Kerana Kau Menghampirinya Saat Hati Lupa Dan Mencarinya Saat Jiwa Mahu Kedamaian. Puisi Dan Kata-kata Romantis Kahlil Gibran Bila Dia Berbicara, Mengungkapkan Fikirannya, Kau Tiada Takut Membisikkan Kata β€œTidak” Di Kalbumu Sendiri, Pun Tiada Kau Menyembunyikan Kata β€œYa”. Dan Bilamana Dia Diam,hatimu Berhenti Dari Mendengar Hatinya; Kerana Tanpa Ungkapan Kata, Dalam Persahabatan, Segala Fikiran, Hasrat, Dan Keinginan Dilahirkan Bersama Dan Dikongsi, Dengan Kegembiraan Tiada Terkirakan. Di Kala Berpisah Dengan Sahabat, Tiadalah Kau Berdukacita (γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€ γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€ γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€ γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€ γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€γ€€Sang-Legenda)
Lives in Padangpanjang
Pembuat akun at PEMBUAT AKUN HACKER,BLANK.KAPITAL
Carina Del Valle Gabetta (Primaria I del R) facebook profile
Carina Del Valle Gabetta (Primaria I del R), primario.institutodelrosario
Worked at Instituto del Rosario
Went to Rosarinas
Rosarinas
John Xyruz Dela PeΓ±a II (Mak) facebook profile
John Xyruz Dela PeΓ±a II (Mak), johnxyruz.delapena.50
Lives in Iloilo City, Philippines
Studied at John B. Lacson Foundation Maritime University
Member at Scouts Royale Brotherhood / International Service Fraternity and Sorority
Fabiana Delgadillo (I love Frogs) facebook profile
Fabiana Delgadillo (I love Frogs), girlidiot
Lives in Formosa, Argentina
BoleterΓ­a at Exxim

I Del LinkedIn Profiles

V I C T O R Del Angel Martinez linkedin profile
V I C T O R Del Angel Martinez
United States
elizabeth del carme Elizabeth CanelοΏ½N Diplo I linkedin profile
elizabeth del carme Elizabeth CanelοΏ½N Diplo I
United States
h.nèlida i del c. giovanetti gallardo linkedin profile
h.nèlida i del c. giovanetti gallardo
United States
I & M Del Monte linkedin profile
I & M Del Monte
chef at Qualified and Ready to work
Retail
Buffalo/Niagara, New York Area
I Del Toro linkedin profile
I Del Toro
Clinic Manager at Siskiyou Community Health Center
Health, Wellness and Fitness
Medford, Oregon Area

I Del in US Voter Database

Name
Address
Phone
E-mail
Party
I Del
1253 E DELTA PINE AVE, CASA GRANDE, AZ, 85222
(520) 313-2544
del.ingvalson@comcast.net

I Del Addresses, Phone Numbers

Name
Address
County
Phone
I Del
2801 HERMAN GARRIS RD, GREENVILLE, NC, 27858
PITT
I Del
5246 W 109TH ST, OAK LAWN, IL, 60453
COOK
I Del
3130 IDALIA AVE, EL PASO, TX, 79930
EL PASO
(915) 566-5443

I Del's Real Estate

Name
Owner Address
Real Estate Address
Value
Year of construction
DELGADO ANA I
Real Estate Address
135-05 129 STREET, NY 11420
Value $443,000
DEL ROSAL, ISABEL
Real Estate Address
626 DEAN STREET, NY 11238
Value $111,384
DEL CARMEL INVESTMENTS LLC
33490 SYLVE RD STE C, SLIDELL, LA 70460
Real Estate Address
1411 NW 17TH PL, CAPE CORAL, FL 33993
Value $92,000
Year of construction 2005
DEL FORN,LUIS & INES
19361 NW 6TH ST, PEMBROKE PINES, FLORIDA 33029
Real Estate Address
19361 NW 6 ST, PEMBROKE PINES, FL 33029
Value $290,950
Year of construction 1993
DEL CENTRO CONDO ASSN INC
# 2, CLEARWATER, FL 33760
Real Estate Address
2ND ST N, ST PETERSBURG, FL 33701
DEL RE, ISABELLA
Real Estate Address
1715 WEST 5 STREET, NY 11223
Value $910,000
DEL CARMEL INVESTMENTS LLC
33490 SYLVE RD STE C, SLIDELL, LA 70460
Real Estate Address
1034 NW 37TH AVE, CAPE CORAL, FL 33993
Year of construction 2006
DEL GROSSO, RAYMOND P & ILSE I
46 MANCHESTER WAY, PINE BROOK, NJ, 07058
Real Estate Address
46 MANCHESTER WAY, PINE BROOK, NJ, 07058
Value $449,200
Year of construction 1964
DEL DUCA ANTHONY J III & LAURA J
54 LAKEVIEW CT, HAMILTON NJ, 08620
Real Estate Address
54 LAKEVIEW CT, HAMILTON NJ, 08620
Value $139,200
DELA ROSA, ISIDORA
Real Estate Address
91-52 91 STREET, NY 11421
Value $322,000
DEL AGUILA ITALA R
8029 SANIBEL DR, TAMARAC, FL 33321
Real Estate Address
6670 NW 62ND AVE, OCALA, FL 34482
DEL GUERCIO, THADDEUS J III/DAWN L
122 WATSON DR, DOVER, NJ, 07801
Real Estate Address
122 WATSON DR, DOVER, NJ, 07801
Value $230,000
Year of construction 1951
DEL CARMEL INVESTMENTS LLC
33490 SYLVE RD STE C, SLIDELL, LA 70460
Real Estate Address
217 GRANT BLVD, LEHIGH ACRES, FL 33974
Value $77,000
Year of construction 2003
DEL CASTILLO-PRATTS, DANIA I
2051 SW 43RD AVE, GAINESVILLE, FL 32608
Real Estate Address
2051 SW 43RD AVE, , FL
Year of construction 1964
DELGADO IGNACIO J
Real Estate Address
407 WOODBINE STREET, NY 11237
Value $317,000
DEL CARPIO, IRSI
5 CAROLYN WAY, NETCONG, NJ, 07857
Real Estate Address
5 CAROLYN WAY, NETCONG, NJ, 07857
Value $362,000
Year of construction 1962
DEL FICO, INEZ & CHARLENE
319 WALNUT AVE, GLOUCESTER CITY, NJ, 08030
Real Estate Address
319 WALNUT AVE, GLOUCESTER CITY, NJ, 08030
Value $71,000
Year of construction 0
DEL BALSO, RONALD & IRENE
5 CATHY ANN CT, WAYNE, NJ, 07470
Real Estate Address
5 CATHY ANN COURT, NJ
Value $243,300
Year of construction 1957
DELEMOS, IRMA
Real Estate Address
3534 GRACE AVENUE, NY 10466
Value $330,000
DEL CASTILLO JORGE I
1001 11TH ST, SAINT CLOUD, FL 34769
Real Estate Address
1001 11TH ST, SAINT CLOUD, FL 34769
Year of construction 1915
DEL GUIDICE, NICHOLAS & DANA IORIO
3 HAMILTON PL, PINE BROOK, NJ, 07058
Real Estate Address
3 HAMILTON PL, PINE BROOK, NJ, 07058
Value $483,000
Year of construction 1970
DEL HOYO REALTY INC
Real Estate Address
2074 VYSE AVENUE, NY 10460
Value $971,000
DEL CUADRO,DORA REBECCA INGA
3590 BLUE LAKE DR # 201, POMPANO BEACH, FLORIDA 33064
Real Estate Address
3590 BLUE LAKE DR, POMPANO BEACH, FL 33064
Value $36,500
Year of construction 1980
DEL CARPIO, ISIS
Real Estate Address
3124 CORLEAR AVENUE, NY 10463
Value $400,000
DELF ESTATES INC
Real Estate Address
227 WEST 105 STREET, NY 10025
Value $2,745,000
DEL PIZZO, PEARL & INEZ E
99 EMERSON AVE, PATERSON NJ, 07502
Real Estate Address
99-101 EMERSON AVE, NJ
Value $231,300
Year of construction 1950
DEL RIO, ULISES I
Real Estate Address
151-18 21 AVENUE, NY 11357
Value $677,000
DEL VALLE, IRIS
Real Estate Address
91-15 120 STREET, NY 11418
Value $475,000
DEL CASTILLO IRAIDA
517 S HYER AVE UNIT 4, ORLANDO, FLORIDA 32801
Real Estate Address
517 S HYER AVE UNIT 517-4, ORLANDO, FL 32801
Year of construction 1973
DEL AGUILA,LUIS E & ITALA R
10209 NW 70 ST, TAMARAC, FLORIDA 33321
Real Estate Address
10209 NW 70 ST, TAMARAC, FL 33321
Value $190,000
Year of construction 1979
DEL CONTE, ANTHONY III & BETH ANN
18 BAYBERRY DR, BROOWALL, PA, 19008
Real Estate Address
6 WITHERSPOON CT, NJ
Value $230,600
Year of construction 1990
DEL CARMEL INVESTMENTS LLC
33490 SYLVE RD STE C, SLIDELL, LA 70460
Real Estate Address
2419 NE 22ND PL, CAPE CORAL, FL 33909
Value $115,600
Year of construction 1988
DEL CARMEL INVESTMENTS LLC
33490 SYLVE RD STE C, SLIDELL, LA 70460
Real Estate Address
233 OLD BURNT STORE RD N, CAPE CORAL, FL 33993
DELA ISLA, ELOISA
Real Estate Address
91-14 79 STREET, NY 11421
Value $292,000
DEL HOYO REALTY INC
Real Estate Address
2064 VYSE AVENUE, NY 10460
Value $1,211,000
DEL POLITO, PAUL III / VITA
22 FIELDSTONE DR, CLINTON NJ, 08809
Real Estate Address
22 FIELDSTONE DRIVE, NJ
Value $392,500
DEL GAUDIO I. & ANTONELLI,A TRUSTEE
36 SHERMAN AVE., HAWTHORNE,NJ, 07506
Real Estate Address
38 SHERMAN AVE, NJ
Value $179,300
Year of construction 1953
DEL-PHARM REALTY INC
Real Estate Address
LEFFERTS BOULEVARD, NY
Value $105,515
DELAURO, INGRID
Real Estate Address
1138 OCEAN AVENUE, NY 11230
Value $145,605
DEL ESTE VILLAGE II C
Real Estate Address
511 EAST 11 STREET, NY 10009
Value $0
DEL BOSCO INA TRUSTEE
3107 CARROLLTON CT, THE VILLAGES, FL 32162
Real Estate Address
3107 CARROLLTON CT, , FL
Value $175,730
Year of construction 2001
DEL-PHARM REALTY, INC
Real Estate Address
135-25 LEFFERTS BOULEVARD, NY 11420
Value $126,251
DELBIANCO, NICHOLAS I
Real Estate Address
25 RYE AVENUE, NY 10312
Value $489,000
DEL CASALE, C THOMAS III & LORRIE
234 BENNETTS LA, SOMERSET NJ, 08873
Real Estate Address
234 BENNETTS LA, SOMERSET NJ, 08873
Value $1,900
DEL DUCA ELAINE & A I DE DUCA
Real Estate Address
26461 EXPLORER RD -UNIT D, PUNTA GORDA, FL 33983
Year of construction 1987
DEL BOCCIO INVESTMENTS LLC
450 BAYFRONT PL APT 4209, NAPLES, FL 34102
Real Estate Address
1729 HERITAGE TRL, NAPLES, FL 34112
Year of construction 2006
DEL BAGNO VINCENT & IRMA L/E
Real Estate Address
138 BLACK HICKORY WAY, ORMOND BEACH, FL 32174
Value $216,797
Year of construction 2005
DEL PIANO, ANTHONY J & IRENE F
46 WYCKOFF DRIVE, PITTSTOWN NJ, 08867
Real Estate Address
46 WYCKOFF DRIVE, PITTSTOWN NJ, 08867
Value $468,900
DELA REALTY CO INC
Real Estate Address
509 WEST 134 STREET, NY 10031
Value $720,000
DEL RE ISABELLA
Real Estate Address
2725 BATH AVENUE, NY 11214
Value $778,000
DELA ISLA PRISCILLA
Real Estate Address
91-12 81 STREET, NY 11421
Value $330,000
DEL CASALE, C THOMAS III & LORRIE
234 BENNETTS LA, SOMERSET NJ, 08873
Real Estate Address
234 BENNETTS LA, SOMERSET NJ, 08873
Value $539,300
DEL INTERNATIONAL ENTERPRISES, INC
649 CENTRAL AVENUE STE#18, WESTFIELD, N J, 07090
Real Estate Address
709-11 W FRONT ST, NJ
Value $235,700
Year of construction 1920
DEL BOCCIO INVESTMENTS LLC
450 BAYFRONT PL APT 4209, NAPLES, FL 34102
Real Estate Address
1729 HERITAGE TRL, NAPLES, FL 34112
Year of construction 2006
DEL CARMAL INVESTMENTS LLC
2090 W GAUSE BLVD, SLIDELL, LA 70460
Real Estate Address
4432 SW 14TH PL, CAPE CORAL, FL 33914
Value $105,100
Year of construction 1996
DEL NORTE INC C/O K SHANAHAN
P O BOX 2503, WESTFIELD NJ, 07090
Real Estate Address
2069 ROUTE 31, NJ
Value $5,300
DEL BROCCOLO, JOSEPH C III &MELISSA
1304 MERRYWOOD DRIVE, EDISON, NJ, 08817
Real Estate Address
1304 MERRYWOOD DRIVE, EDISON, NJ, 08817
Value $120,900
DEL CRISTO ISORA
7950 SW 94TH AE, MIAMI, FL 33173
Real Estate Address
5267 IMAGES CIR 104, KISSIMMEE, FL 34746
Year of construction 1990
DELEONIBUS, ISABELLE
Real Estate Address
6812 BLISS TERRACE, NY 11220
Value $514,000
DELGADO, ISABEL
Real Estate Address
276 ELTINGVILLE BLVD, NY 10312
Value $551,000
DELA CRUZ, ISELSO
Real Estate Address
133-43 114 STREET, NY 11420
Value $398,000
DEL INTERNATIONAL ENTERPRISES, INC
649 CENTRAL AVE 18, WESTFIELD, N J, 07090
Real Estate Address
408-12 CENTRAL AVE, NJ
Value $93,700
Year of construction 1921
DEL CASTILLO, IBIS
1116 SHERIDAN AVE, ROSELLE, NJ, 07203
Real Estate Address
1116 SHERIDAN AVE, ROSELLE, NJ, 07203
Value $93,600
Year of construction 0
DEL DUCA,ANGELO M III-DONAHUE,ELAIN
83 RYDER WAY, NEW PROVIDENCE, NJ, 07974
Real Estate Address
83 RYDER WAY, NEW PROVIDENCE, NJ, 07974
Value $323,200
Year of construction 0
DELBONO IGNAZIO
Real Estate Address
60-36 68 ROAD, NY 11385
Value $580,000
DEL CASTILLO IVETTE
Real Estate Address
23031 JUMPER AVE, PORT CHARLOTTE, FL 33952
Value $38,000
Year of construction 1971
DEL CARMEL INVESTMENTS LLC
2090 W GAUSE BLVD, SLIDELL, LA 70460
Real Estate Address
1057 LILAC ST E, LEHIGH ACRES, FL 33974
Value $61,300
Year of construction 2007
DEL NORTE INC C/O K SHANAHAN
P O BOX 2503, WESTFIELD NJ, 07090
Real Estate Address
2069 ROUTE 31, NJ
Value $400
DEL BLANCO ROSA INES LLERENA
4221 W SPRUCE ST APT 2411, TAMPA, FL 33607
Real Estate Address
4221 W SPRUCE ST 2411, TAMPA, FL 33607
Year of construction 2001
DEL GUERCIO, ANGELO & IDA
50 FRANKLIN STREET, VERONA, NEW JERSEY, 07044
Real Estate Address
50 FRANKLIN STREET, VERONA, NEW JERSEY, 07044
Value $407,200
Year of construction 1960
DEL CONTE, ANTHONY III & BETH ANN
18 BAYBERRY DRIVE, BROOMALL, PA, 19008
Real Estate Address
300 E RALEIGH AVENUE, NJ
Value $309,100
Year of construction 1988
DEL GADO, LUZIA I
1001 CLINTON ST #2F, HOBOKEN, N J, 07030
Real Estate Address
1001 CLINTON ST #2F, HOBOKEN, N J, 07030
Value $12,000
DEL CARMEL INVESTMENTS LLC
33490 SYLVE RD STE C, SLIDELL, LA 70460
Real Estate Address
925 NE 4TH AVE, CAPE CORAL, FL 33909
Value $85,000
Year of construction 2000
DEL GADO, LUZIA I
1001 CLINTON STREET #2F, HOBOKEN, NJ, 07030
Real Estate Address
1001 CLINTON STREET #2F, HOBOKEN, NJ, 07030
Value $125,000

I Del addresses, contacts, age, possible relatives

Name
Born in
Address
Contacts
Possible Relatives
I J Del
1951 24th,Fort Lauderdale, FL 33316
Elena Martinez Delalamo
Jose I Delalamo

I Del in Car Registration Database

Name
Address
Phone
Car Model
VIN
I Del
PO BOX 5720, BROWNSVILLE, TX 78523-5720
Car Model 2011 CHEVROLET SILVERADO 1500
VIN 3GCPCSE04BG311505
I Del
416 AVENUE I, SOUTH HOUSTON, TX 77587-4628
(713) 941-6004
Car Model 2008 SATURN VUE
VIN 3GSCL93Z98S709750

I Del in Company Registration Database

Name
Company Name
Company Address
Position
Creation Date
Company Status
IVY DEL
Company IVY INC.
1001 Donegal , Smyrna, GA 30080
Position registered agent
Creation Date 2007-10-18
Company Status Active/Noncompliance
IVY DEL
Company IVY INC.
1001 Donegal , Smyrna, GA 30080
Position registered agent
Creation Date 2007-10-18
Company Status Active/Noncompliance
IVY DEL
Company IVY INC.
1001 Donegal , Smyrna, GA 30080
Position registered agent
Creation Date 2007-10-18
Company Status Active/Noncompliance

People Finder Catalog

A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z 


0.027 s.